RPS 2

Kandungan zat aktif pada antasida adalah campuran dari magnesium hidroksida dan aluminium hidroksida yang merupakan basa lemah sehingga bereaksi dengan asam.Antasida adalah obat yang mengandung bahan–bahan yang efektif menetralkan asam di lambung dan tidak diserap ke dalam tubuh sehingga cukup aman digunakan (sesuai anjuran pakai). Penggunaan antasida bertujuan untuk meredakan gejala mual-mual, perih, kembung atau melilit akibat penyakit iritasi lambung. Antasida umumnya mengandung senyawa yang dapat menetralkan asam lambung, sehingga mengurangi derajat keasamanlambung. Untuk lebih jelasnya, simak video berikut.

https://youtu.be/SIAJ3xw0GiU?si=6vBg0RXaBxWkK8tZ


Komentar

  1. dari video diatas dijelaskan bahan aktif dari antasida ini dapat menetralkan asam di lambung dan tidak diserap kedalam tubuh, bagaimana mekanisme kerja dari bahan aktif yang efek farmakologisnya akan menetralkan asam di lambung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari sumber yang saya baca yakni jurnal pubmed, dalam kondisi basa di usus kecil, kalsium klorida, natrium klorida, magnesium klorida, dan aluminium klorida yang larut diubah kembali menjadi garam karbonatnya. Natrium bikarbonat dengan cepat mengalir ke usus kecil tempat ia diserap. Dengan demikian, ini dianggap sebagai antasida yang dapat diserap. Kalsium karbonat, magnesium karbonat, dan aluminium karbonat dikeluarkan bersama tinja, sehingga mengurangi penyerapannya. Oleh karena itu, obat ini dianggap sebagai antasida yang tidak dapat diserap.

      Hapus
  2. Seperti yang sudah di jelaskan tadi, di sebutkan bahwa antasida umumnya mengandung senyawa yang dapat menetralkan asam lambung, dari sumber yang saya dapat kan di katakan juga bahwa antasida dapat menetralkan asam lambung sehingga dapat menyebabkan kenaikan pH. Nah pertanyaan saya bagaimana cara menetralkan pH tersebut supaya bisa menjadi stabil dan berapa pH yang normal utk obat tersebut ?

    BalasHapus

Posting Komentar